Friday, 9 September 2011

surat cinta buat senior

Dear Muhammad Rifai
Mungkin kakak terkejut dan bertanya-tanya melihat kehadiran surat ini. Dari mana surat ini datangnya…? Biar kakak gak pusing mikirinnya maka ini diriku pengagummu, Jahriati. Itu nama panggilanku. Mungkin kakak bertanya siapa Jahriati ini. Ya memang diriku baru muncul didunia persilatan ini tergolong masih baru (hehehe..), karena aku memang angkatan baru di perguruan ini.
Kak Rifai,…gak apa-apa ya aku memanggil kakak dengan sebutan Kak Rifai saja…? Sejak aku melihatmu aku merasa bahwa matamu adalah mata yang terindah yang pernah aku lihat. Matamu bulat bening dan tajam seperti mata elang. Menatap matamu membuat lawan jenismu akan terhipnotis dan merasakan dirinya berada disurga. Seperti diriku yang terhipnotis oleh keindahan matamu sampai-sampai aku menabrak temanku karena menatap matamu sambil berjalan. Gak lucu memang tapi itulah kegilaan yang terjadi pada diriku.
Kak Rifai..semenjak melihatmu aku tidak menunggu waktu untuk mengatakan kakak adalah lelaki terganteng yang pernah aku lihat. Mungkin kakak menganggap aku bercanda tapi memang tak dapat dipungkiri karena bukan hanya aku yang mengatakan Kak Rifai ganteng tetapi semua teman-temanku mengatakan demikian. Dan itu membuat aku semakin kokoh pada keyakinanku bahwa kakak memang lelaki terganteng seeeduniaa….
Kak Rifa..dan semenjak melihat kakak, aku tidak menuggu waktu untuk mengatakan kalau akau jatuh cinta pada kakak. Mungkin kakak mengatakan aku lebay..tapi memang itulah yang terjadi pada diriku. Memang cinta tidak pernah diduga datangnya dan muncul begitu saja. Datang begitu saja sejak aku melihat kakak.
Kak Rifai..semenjak melihat kakak semenjak itupula wajah kakak selalu membayangi langkahku, dalam lamunanku dan bahkan dalam tidurku kakak selalu hadir menghiasi mimpi-mimpi indahku. Dalam setiap hembus nafasku nama kakak selalu terlafas sayup-sayup.
Kak Rifai…sungguh..sungguh aku tak pernah berbohong tentang perasaanku ini padamu. Hatiku benar-benar terlanjur kakak bawa sehingga tak mampu lagi diri ini untuk pergi kelain hati.
Kak Rifai…sungguh bahagia diri ini bila hati yang kau tawan ini kakak sirami dengan cinta yang sama aku rasakan. Bila cintaku ini kakak sambut, aku akan persembahkan yang terindah buat kakak..
Cukup ini yang aku sampaikan karena malam kian larut…

Wassalam.

Jahriati

No comments:

Post a Comment